Welcome back readers! Masih dengan tema seputar bisnis artikel ini akan
membantu kalian memahami tentang Business
plan. Mari kita simak penjelasan berikut.
Pengertian Business Plan (BP)
Rencana Bisnis (Business Plan) pada dasarnya merupakan proses pengambilan
keputusan dan dasar bagi tindakan-tindakan atau kegiatan-kegiatan yang akan
dilakukan di masa mendatang. Rencana Bisnis (Business
Plan) adalah suatu dokumen tertulis yang mengemukakan tentang ide pokok
yang mendasari pertimbangan-pertimbangan untuk memulai atau mendirikan suatu
bisnis dan hal-hal yang berkaitan dengan pendirian tersebut atau memulai bisnis
dari awal. Business Plan mencakup rincian tentang strategi,
konsep, rencana-rencana, tujuan, sasaran, dan target yang akan dicapai dalam
bisnis. Business Plan merupakan proses berpikir secara menyeluruh
melalui suatu persoalan (problem) dan solusinya sebelum bertindak. Masa
depan bisnis/usaha tidak dapat diprediksi sepenuhnya, tetapi dengan
adanya Business Plan ini sebagian besar kebutuhan dan hambatan
yang mungkin dihadapi di masa mendatang dapat diantisipasi dan dipersiapkan
dengan baik.
Manfaat
Business Plan
1.
Untuk Mengawali Sebuah Bisnis atau Usaha
Bussiness
plan berfungsi untuk merancang stategi dan rencana awal bisnis. Sebuah bisnis
akan sulit berkembang apabila dijalankan tanpa rencana ataupun rancangan
bisnis. Untuk itu sangatlah penting bagi seorang wira usaha untuk menyusun
sebuah rencana bisnis agar bisnis yang ditekuni lebih terarah dan terorientasi
dengan benar dan dapat mencapai kesuksesan.
2.
Untuk Mencari Sumber Dana
Rencana
bisnis yang telah disusun bermanfaat untuk mendatangkan pihak ketika seperti
investor, bank atau yang lainnya yang akan membantu bisnis yang dijalankan.
Artinya, rencana bisnis yang sudah dibuat dapat menjadi semacam proposal atau
pelengkap proposal yang akan membantu mendapatkan modal usaha.
3.
Membuat Bisnis Lebih Fokus dan Terarah
Seorang
pebisnis perlu menyusun sebuah business plan atau rencana dan rancangan bisnis
agar nantinya bisnis yang akan dijalankan akan lebih fokus dan terarah dalam
menentukan jenis bisnis, modal, strategi bisnis serta jenis pemasaran yang akan
digunakan.
4.
Memprediksi Masa Depan
Business
plan juga dapat digunakan untuk memprediksi masa depan bisnis yang kan dijalankan.
Sebab, saat menyusun rencana bisnis, maka akan terlihat gambaran jangka pendek,
menengah dan panjang bagi bisnis yang akan dijalankan.
5.
Untuk Menaikkan Level Bisnis
Business
plan juga dapat menaikkan level bisnis yang sedang dijalankan. Rencana dan
rancangan bisnis yang disusun dengan baik akan membuat gairah tersendiri bagi
pebisnis untuk menjalankan usaha mereka.
Prinsip Business Plan
Adapun
prinsip-prinsip dalam perencanaan usaha sebagai berikut:
a. Perencanaan usaha harus dapat diterima oleh
semua pihak.
b. Perencanaan usaha harus fleksibel dan
realistis.
c. Perencanaan usaha harus mencakup seluruh aspek
kegiatan usaha.
d. Perencanaan
usaha harus merumuskan cara-cara kerja usaha yang efektif dan efisien.
Berikut
adalah komponen-komponen penting dalam menyusun sebuah rencana bisnis.
Komponen (Format) Business Plan
1.
Ulasan Deskripsi Bisnis
Disini
anda harus menjelaskan secara singkat apa bidang usaha yang akan dijalankan.
Tuliskan potensi produk anda saat ini dan kemungkinannya dimasa depan. Juga
berikan informasi peluang pasarnya serta perkembangan produk untuk bisa
bertahan dan menyesuaikan dengan pasar yang ada.
2.
Strategi Pemasaran
Strategi
pemasaran yang akan dijalankan haruslah merupakan hasil analisa pasar yang telah
dilakukan dengan cermat. Analisa pasar adalah kekuatan yang harus anda gunakan
untuk menciptakan target pembeli, anda harus memahami seluruh aspek yang
berkaitan dengan pasar sehingga target penjualan dapat ditentukan (kemana
produk anda akan dipasarkan).
3.
Analisa Pesaing
Analisa
Pesaing digunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing anda dalam
satu pasar yang sama. Setelah menemukan kekuatannya, kemudian mencari strategi
untuk memasarkan produk dengan cara yang berbeda dengan pesaing. Anda juga
harus mencari strategi untuk menghalangi pesaing masuk dan meniru strategi yang
sama dengan anda.
Demikian juga dengan kelemahan yang ditemukan, dapat
dieksploitasi dengan mengembangkan produk yang lebih baik dari pesaing anda.
4.
Rencana Desain dan Pengembangan
Rencana
desain dan pengembangan dperlukan untuk menunjukkan tahap perencanaan produk,
grafik pengembangan dalam konteks produksi dan penjualan. Ini berguna untuk
membuat rencana anggaran biaya produksi yang sesuai dengan kebutuhan.
5.
Rencana Operasional dan Manajemen
Rencana
operasional dan manajemen dibuat untuk menjelaskan bagaimana usaha akan
berjalan dan berkelanjutan. Rencana operasional akan berfokus pada kebutuhan
logistik perusahaan, misalnya bermacam tugas dan tanggung jawab tim manajemen,
bagaimana prosedur penugasan antar divisi dalam perusahaan serta kebutuhan
anggaran dan pengeluaran yang berkaitan dengan operasional perusahaan.
6.
Pembiayaan
Faktor
pembiayaan menjadi unsur penting dalam sebuah rencana bisnis. Darimana sumber
dana berasal, bagaimana mengatur anggaran agar efisien namun tetap dapat
mengoperasikan seluruh divisi dalam perusahaan agar berjalan lancar.
7.
Kesimpulan Usaha
Yang
terakhir disusun adalah kesimpulan dari seluruh kerangka bisnis plan. Anda
dapat menampilkan jadwal waktu tiap komponen diatas akan dilakukan, perkiraan
waktunya dan hal-hal penting lainnya yang akan mendukung segala aktifitas dalam
memulai usaha.
Untuk
mengetahui cara membuat business plan simak vidio berikut.
Business Plan merupakan
suatu rancangan yang penting dalam memulai suatu bisnis agar bisnis yang kamu
buat bisa lebih baik di masa depan. Demikian artikel business plan, semoga
bermanfaat.

Komentar
Posting Komentar