Manajemen Keuangan

(sumber : cpssoft.com)


Welcome back readers! Sesuai dengan judul artikel, Natasya’s Journal akan membahas tentang manajemen keuangan. Manajemen keuangan adalah topik yang penting dalam bisnis. Alasannya adalah bahwa perusahaan tidak dapat berfungsi tanpa menggunakan dan mengatur dana yang tepat. Bahkan mungkin mengalami pengembangang bisnis yang terhambat. Langsung saja kita simak baik-baik!

Manajemen Keuangan
Pada dasarnya manajemen keuangan adalah praktik yang rutin dan penting dalam lingkungan bisnis. Ini melibatkan pengelolaan sumber daya keuangan perusahaan untuk memastikan ada atau tidaknya pemborosan dan mengontrol setiap hal mengenai kegiatan keuangan perusahaan yang meliputi pengadaan dana, penggunaan dana, pembayaran, proses akuntansi, penilaian risiko dan hal-hal lain yang berkaitan dengan keuangan. Dan itu adalah salah satu alasan itu dianggap sebagai bagian integral dari perusahaan karena, tanpa penggunaan dana yang tepat, bisnis akan hancur, karena tidak melakukan produksi atau kegiatan. Sistem manajemen ini harus dibentuk untuk mengikuti praktik terbaik, menggunakan alat manajemen keuangan yang diperlukan dan juga menerapkan strategi yang tepat untuk meminimalkan biaya dan memastikan produksi atau kegiatan bisnis berfungsi dengan lancar.

Sumber Dana
Sumber dana adalah bentuk dana dimana pemenuhan kebutuhan dananya berasal dari perusahaan itu sendiri, denagan kata lain dana dengan kekuatan atau kemampuan sendiri. Memperoleh sumber pendanaan adalah salah satu dari fungsi manajemen keuangan. Umumnya, sumber dana perusahaan bisa diperoleh dari 3 kelompok sumber dana. Sumber dana jangka pendek, jangka menengah serta jangka panjang.

Sumber Dana Jangka Pendek
Pendanaan perusahaan yang didapat dari sumber dana jangka pendek umumnya digunakan untuk modal kerja perusahaan. Dana yang diperoleh dengan skema ini harus dibayar/dikembalikan dalam rentang waktu setahun buku akuntansi atau kurang. Tidak boleh lebih dari satu periode akuntansi. Contohnya adalah pinjaman dari bank jangka pendek, Pendanaan persediaan, Kredit perdagangan.

Sumber Dana Jangka Menengah
Umumnya, perusahaan yang sumber pendanaannya berasal dari sumber dana jangka menengah karena adanya keperluan yang ternyata tidak bisa dipenuhi oleh pendanaan jangka pendek namun terlalu berlebih atau terlalu sulit didapatkan dengan skema pendanaan jangka panjang. Rentang waktu dalam pengembalian sumber dana jangka menengah adalah lebih dari satu tahun buku akutansi dan tidak lebih dari lima tahun buku. Contoh dari pendanaan jangka menengah adalah leasing, term loan, equipment loan.

Sumber Dana Jangka Panjang
Manajer keuangan memilih menggunakan pendanaan jangka panjang umumnya karena perusahaan akan melakukan ekspansi usaha yang masif dalam skala perusahaan tersebut. Strategis bagi perusahaan. Walaupun banyak alasan alasan lain yang selain itu. Yang memerlukan pendanaan dalam jumlah yang cenderung besar bagi perusahaan. Contohnya, perusahaan yang akan melakukan ekspansi usaha dengan mengakuisisi perusahaan sejenis atau perusahaan suplier, membeli atau membangun aset aset tetap jangka panjang seperti tanah, pabrik, mesin ataupun proyek konstruksi yang lain.

(contoh laporan sumber dana pada PT. MUTIARA. Sumber : wawanandi.com)

Penggunaan Dana
Dana yang berhasil dihimpun oleh bank justru akan menjadi beban apabila dibiarkan begitu saja tanpa ada usaha alokasi untuk tujuan-tujuan yang produktif. Dana yang telah dihimpun bukanlah dana yang menimbulkan kewajiban bagi bank untuk membayar imbal jasa berupa bunga. Penggunaan sumber dana harus sesuai dengan rencana serta sasaran pokok usaha sehingga dapat memaksimalkan keuntungan bagi pemilik modal dan kontinuitas pengembalian pinjaman.  Rencana dana harus ditetapkan terlebih dahulu dan ini merupakan bagian dari rencana usaha atau kelayakan usaha, dimana pengalokasian dana harus mengikuti prinsip pengelolaan keuangan yang telah ditetapkan dalam rencana tersebut. Rencana penggunaan dana jangka pendek berupa; kas, surat berharga, piutang, dan persediaan termasuk dalam investasi aktiva lancar dan rencana penggunaan dana jangka panjang berupa; Tanah, gedung, pabrik dan peralatan termasuk dalam investasi aktiva tetap.

(contoh laporan penggunaan dana pada PT. ABC. Sumber : slideplayer.com)

Cashflow (Aliran Dana)
Aliran dana adalah perpindahan uang ke dan dari berbagai sektor ekonomi nasional. Biasanya aliran dana dikumpulkan dan dianalisis oleh bank sentral di suatu negara. Akun dari aliran dana biasanya digunakan sebagai indikator kinerja ekonomi. Pemerintah, investor, dan manajer keuangan memantau aliran dana untuk menentukan seberapa efektif rencana yang sudah dibuat, jenis sumber daya yang dimiliki, bagaimana sumber daya telah diinvestasikan, dan apa sumber yang digunakan untuk membiayai sumber daya. Tujuan laporan arus kas adalah untuk mengetahui realisasi penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan. Sehingga akan bisa diketahui potensi realisasi kas di masa yang akan datang. Selain itu perusahaan akan bisa mengetahui potensi kemampuan perusahaan untuk membagikan dividen dalam bentuk kas.

Dalam membuat laporan cashflow, ada tiga elemen penting yang harus disajikan, yaitu Aktivitas Operasi, Aktivitas Investasi, dan Aktivitas Pendanaan. Nah, dengan memperhatikan tiga elemen aktivitas tersebut, maka diperoleh contoh laporan cashflow sederhana Ben Bento Consultant untuk periode yang berakhir pada 31 Januari 2019 sebagai berikut:

(contoh laporan cashflow (aliran dana). Sumber : pakar.co.id)

Ada empat tahap dalam membuat laporan keuangan termasuk di dalamnya contoh laporan cashflow sederhana. Empat tahap itu adalah:
·         Analisis transaksi.
·         Menyusun transaksi dalam jurnal.
·         Memindahkan catatan pada jurnal ke dalam buku besar.
·         Membuat laporan keuangan dari daftar saldo di akhir periode.

Arus Kas dari Kegiatan Operasi (Cash Flow from Operating Activities)
Arus kas baik pemasukan maupun pengeluaran  yang berasal dari kegiatan usaha perusahaan. Kegiatan yang diklasifikasikan dalam kelompok ini tercermin dari Laporan Laba Rugi perusahaan. Dengan kata lain arus kas dari aktivitas operasi adalah arus kas yang berasal dari transaksi yang memengaruhi LABA BERSIH. Contoh : penerimaan uang dari pelanggan, pengeluaran uang untuk membayar utang dan gaji, penerimaan dividen, penerimaan bunga dan pelunasan pajak.

Arus Kas dari  Kegiatan Investasi (Cash Flow from Investing Activities)
Arus kas baik pemasukan maupun pengeluaran yang berasal dari kegiatan investasi. Kegiatan yang diklasifikasikan ke dalam kelompok ini adalah semua kegiatan yang terkait dengan aktifitas pembelian dan penjualan aktiva perusahaan. Serta kegiatan yang terkait dengan piutang perusahaan dengan entitas lain. Dengan kata lain, pengertian arus kas dari aktivitas investasi adalah arus kas yang berasal dari transaksi yang memengaruhi investasi dalam aset non lancar. Contoh : transaksi yang mencakup penjualan dan pembelian aset tetap seperti mesin, gedung.

Arus Kas dari Kegiatan Pendanaan (Cash Flow from Financing Activities)
Arus kas atau aliran kas yang berasal dari kegiatan pendanaan perusahaan. Atau dengan penjelasan lain, arus kas dari aktivitas pendanaan adalah arus kas yang berasal dari transaksi yang memengaruhi utang dan ekuitas perusahaan. Misalnya : penjualan obligasi, emisi saham, pembayaran dividen, pelunasan kredit dari bank. Arus kas dari kegiatan operasi disajikan paling awal, diikuti arus kas dari kegiatan investasi dan kegiatan pendanaan. Total arus kas bersih dari kegiatan-kegiatan tersebut adalah kenaikan atau penurunan bersih dalam kas untuk periode tertentu. Saldo kas pada awal periode ditambahkan ke kenaikan atau penurunan dalam kas bersih sehingga menghasilkan saldo kas pada akhir periode. Saldo kas akhir di Laporan Arus Kas SAMA DENGAN kas yang dilaporkan dalam NERACA.

Manajemen Keuangan sangat penting bagi perusahaan mana pun, baik kecil maupun besar. Ini seperti garis hidup bisnis. Ini juga merupakan aktivitas vital yang harus dilakukan di organisasi mana pun. Mengatur keuangan perusahaan tidak sesulit yang dibayangkan. Yang terpenting dalam manajemen keuangan di sebuah perusahaan adalah transparansi dan kejujuran, mengingat masalah keuangan dalam sebuah perusahaan sangat rentan dengan manipulasi. Untuk itu, lakukan tips-tips yang telah dibahas tadi dengan sebaik-baiknya. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Komentar