(Ilustrasi
penerapan WFH. Sumber : Pinterest)
Jakarta, 14
April 2020 – Pada Minggu
(15/03), Presiden Joko Widodo memberikan pidato resmi tentang
himbauan bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan kegiatan dari rumah guna
menghindari penyebaran virus Corona yang kian masif di Indonesia. Hampir semua
lapisan masyarakat harus berdiam dalam rumah untuk jangka waktu tertentu, tidak
terkecuali para pengusaha. Pengusaha memilih untuk mengurus usaha mereka dari
rumah guna menghindari efek persebaran virus Corona. Bahkan, beberapa
perusahaan besar seperti IBM, Microsoft, Google dan Facebook sudah
memberlakukan sistem work from home demi kesehatan dan keselamatan karyawannya.
Meski
WFH, para pengusaha diminta untuk tetap optimis di tengah kondisi ekonomi global
yang sedang menurun. Beruntung, teknologi yang semakin mutakhir memberikan
kemudahan bagi pelaku usaha untuk menjalankan usaha mereka tanpa perlu keluar
rumah. Berikut 3 cara mudah yang bisa dilakukan pengusaha agar tetap cuan tanpa
ketakutan.
1. Terapkan Komunikasi yang Intens
Dengan Pelanggan atau Klien
Komunikasi
menjadi kunci penting bagi pelaku usaha agar mereka memahami apa yang
diinginkan pelanggan. Di masa sekarang, faktor komunikasi dipermudah berkat
kehadiran teknologi dan internet yang membuat komunikasi bisa terjalin tanpa
melihat faktor geografis. Untuk itu, manfaatkan aplikasi dan software yang ada.
Di zaman sekarang, aplikasi messenger telah dilengkapi dengan teknologi voice
call dan video call berbasis mobile data sehingga, komunikasi bisa tetap
terjalin sambilbertatap muka tanpa perlu bertemu.
2. Manfaatkan Media Sosial Sebagai
Media Pemasaran Bisnis Anda
Keberadaan
sosial media harus dimanfaatkan dengan maksimal untuk memasarkan bisnis. Para
pelaku usaha kecil bisa tetap memasarkan usaha mereka tanpa perlu keluar rumah
hanya lewat sosial media. Dengan biaya yang terjangkau serta daya jangkau yang
sangat besar, bisnis tetap bisa dipasarkan dengan baik. Pastikan agar membuat
konten yang menarik agar cepat naik daun., Hal ini juga dirasakan oleh Ibu
Angel, seorang pengusaha penjualan spare part mobil. Beliau mengaku usahanya
masih berjalan dengan baik berkat pemasaran lewat sosial media sehingga, masih
lancar di tengah ekonomi global yang sedang lesu.
3. Digitalisasi
Bisnis Anda
Era
digital menghadirkan kemudahan bagi para pelaku usaha untuk mengelola usaha.
Digitalisasi bisnis menjadi pilihan penting untuk meningkatkan performa bisnis
sekaligus mengembangkan bisnis Anda. Ini 3 alasan yang harus Anda ketahui
mengenai pentingnya digitalisasi bisnis.
Pertama,
digitalisasi bisnis meringkas proses pekerjaan sehingga, lebih hemat waktu dan
efisien. Dengan begitu, pemilik usaha dapat menghemat waktu dan menggunakannya
untuk hal yang lebih penting.
Kedua,
pelaku usaha dapat meminimalisir kesalahan dalam pekerjaan dengan menggunakan
software bisnis. Dengan begitu, kualitas pekerjaan terjaga dan membantu kita
dalam mengambil keputusan yang baik bagi perusahaan.
Terakhir,
kemajuan teknologi mempermudah pengelolaan dalam banyak hal, salah satunya
adalah pembuatan invoice. Meski terkesan simpel, invoice merupakan salah satu
elemen dalam bisnis yang memiliki intensitas penggunaan sangat tinggi.
Saat
ini, software digital invoice membuat waktu pengiriman invoice lebih cepat dan
mudah karena bisa dikirim lewat email atau aplikasi messenger seperti Whatsapp. Selain itu, digital invoice juga membantu pengusaha untuk meminimalisir budget
operasional bisnis karena, pengusaha bisa melakukannya sendiri. Hal ini tidak
dapat ditemukan pada invoice konvensional.
Baca juga : Upaya Pemerintah Membangun Ekonomi Digital di Kupang Lewat FINEAST 2020
Baca juga : Upaya Pemerintah Membangun Ekonomi Digital di Kupang Lewat FINEAST 2020

Komentar
Posting Komentar